bintang

Star Fall effect by Tips Mempercantik Blog

BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM

Jumat, 05 April 2013

Manfaat Dongeng Buat Anak Balita...


Pastinya dulu ketika kita masih kecil pernah atau sering mendengarkan sebuah dongeng yang diceritakan oleh orang dewasa, baik oleh orang tua maupun guru. Rasanya begitu menyenangkan mendengarkan cerita yang dibawakan dengan penuh khayalan dan imajinasi kita saat mengikuti ceritanya. Bahkan menginginkan bisa terus didongengkan di keesokan harinya lagi.


Sekarang mari kita bahas kembali manfaat mendongeng untuk anak. Pendidikan melalui dongeng sangat disukai anak-anak. Berbagai pesan mudah diterima oleh anak jika disampaikan melalui sebuah cerita. Jika kita masih ingat cerita Si Kancil, Sangkuriang sampai cerita anak populer seperti Cinderella atau Putri Salju. Begitupun dengan
anak, mereka bisa mengingat pesan utama dari cerita-cerita tersebut melalui mendongeng.



Dongeng bukan hanya sekedar media hiburan tetapi juga alat mendidik yang baik bagi anak-anak. Melalui dongeng, orangtua, guru dan anak dapat memetik banyak manfaat. Berikut manfaat dongeng untuk anak-anak:
  • Dongeng mengajarkan banyak nilai positif yang berguna membangun pola tingkah laku anak saat bertumbuh.
  • Anak yang terbiasa mendengarkan dongeng umumnya lebih pintar berekspresi dan percaya diri saat harus tampil di depan umum.
  • Kebiasaan mendengarkan dongeng menjadi anak lebih mandiri karena terbiasa berpikir kritis dan kreatif dalam menyikapi suatu masalah.
  • Dari dongeng tersebut selalu ada nasihat yang tersirat. Tanpa disadari, anak akan mengaplikasikan apa yang mereka dapat dari dongeng tersebut.
  • Anak yang sering mendengarkan dongeng memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Mereka mampu berkomunikasi dengan baik karena memperoleh banyak kosakata yang didapat dari sebuah dongeng sehingga mudah bersosialisasi.
  • Dengan dongeng imajinasi anak juga terus dilatih berkembang sehingga secara intelektual anak ini lebih unggul.
  • Sebuah dongeng selalu memiliki pesan moral di baliknya yang membuat anak belajar membedakan hal yang baik dan buruk untuk selanjutnya diterapkan dalam kehidupan.
  • Mendongeng secara rutin sangat efektif mengakrabkan hubungan antara orangtua dan anaknya atau guru dengan muridnya.

Memberikan pengertian melalui
dongeng
adalah langkah yang baik dan dapat mempererat hubungan, baik antar orang tua dan anak, atau guru dan murid. Anak-anak tidak suka digurui, mereka dapat belajar dari dongeng. Apakah Bapak Ibu suka menyajikan cerita yang seru, menarik dan bisa mengajak anak-anak terlibat penuh dengan melibatkan kelima indera mereka? Yuk bagi ceritanya di kolom komentar!

Jumat, 29 Maret 2013

HAR IBU TK IT LUKMANUL HAKIM






SEMINAR SEHARI bersama BPK MUKHSIN ANWAR, S.Sos dari Yogyakarta
bertempat di gedung TKIT Lukmanul Hakim





EKSTRA RENANG BULAN FEBRUARI 2013
TKIT LUKMANUL HAKIM






Rabu, 05 September 2012

CARA ANAK BELAJAR

Anak-anak belajar secara alami – mereka penuh rasa ingin tahu, penuh minat, dan semangat untuk belajar hal-hal baru. Cara yang terbaik untuk mengajarkan anak adalah mengembangkannya melalui aktifitas bermain yang alami tersebut.
ANAK BELAJAR MELALUI BERMAIN. Anak memang jago dalam bermain dan enjoy banget. Bagi anak, bermain adalah pekerjaan mereka. Bermain itu membantu perkembangannya secara total dan sebaiknya digabungkan dengan semua yang dilakukan anak.
ANAK BELAJAR DENGAN MELAKUKAN. Anak belajar melalui keterlibatan langsung yang aktif dengan objek-objek konkret. Mereka perlu pengalaman-pengalaman langsung dengan hal-hal riel seperti misalnya eksperimen-eksperimen science, konstruksi, projek-projek seni, bermain peran serta field trips.
AKU MENDENGAR DAN AKU LUPA
AKU MELIHAT DAN AKU MENGINGAT
AKU LAKUKAN DAN AKU MENGERTI
ANAK BELAJAR MELALUI INDERANYA. Anak belajar dengan melihat, mendengar, meraba dan mencium. Bayangkan bila semua indera seperti jalan. Maka lebih banyak jalan yang menuju ke otak lebih banyak pula kemungkinan terjadinya proses belajar. Dalam hal ini sensory learning membutuhkan berbagai media dan materi guna merangsang setiap indera anak.
ANAK BELAJAR MELALUI BAHASA. Anak perlu untuk bercerita mengenai pengalaman-pengalamannya serta untuk mengungkapkan secara verbal apa yang sedang mereka pikirkan. Guru dapat membantu kemampuan berbahasa dengan cara menceriterakan apa saja yang sedang mereka lakukan, menyebutkan objek-objek, menjelaskan apa yang sedang dipikirkan anak serta bertanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan .
ANAK BELAJAR SAMBIL BERGERAK. Anak-anak selalu bergerak. Mereka memiliki daya konsentrasi yang terbatas dan biasanya tidak sanggup lama duduk tenang sambil menulis ataupun menggambar. Arahkan energi mereka dengan pengalaman menggunakan seluruh tubuh mereka di mana mereka dapat bergerak dan menggunakan tangan, kaki, kepala serta seluruh badan mereka untuk belajar.
ANAK BELAJAR KARENA TERMOTIVASI. Motivasi adalah kunci untuk belajar. Bahan-bahan yang menarik serta lingkungan yang penuh rangsangan akan dapat mencetuskan keingintahuan anak serta membangkitkan semangat untuk belajar. Pujian, hadiah-hadiah dan juga orang tua serta guru yang menampakkan kepuasan serta kesenangan mereka serta sebab-sebab pribadi lainya dapat menambah motivasi anak untuk belajar.
ANAK BELAJAR PADA TINGKATAN MEREKA MASING-MASING. Ketahuilah latar belakang kehidupan serta ketrampilan anak didik Anda. Hal ini akan dapat membantu Anda dalam membentuk suatu program yang tepat bagi masing-masing anak. Bila aktifitas-aktifitasnya terlalu mudah, anak akan bosan, tapi bila terlalu sukar, anak dapat frustrasi. Pecahkan aktifitas yang sukar menjadi beberapa langkah yang kecil agar setiap anak dapat sukses dan dapat bergerak dari aktifitas yang sederhana ke aktifitas yang semakin kompleks.
ANAK BELAJAR MELALUI PUJIAN DAN PENGUATAN. “Tidak ada yang sukses seperti sukses itu sendiri.” Pengalaman-pengalaman yang positif serta pujian mendorong anak untuk lebih belajar sambil membangun percaya diri. Berilah anak didik Anda dorongan yang terus menerus dengan senyuman, acungan jempol, serta dorongan secara verbal.
ANAK BELAJAR MELALUI MENIRU.. Anak belajar dari mengamati orang lain lalu meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Anak juga meniru nilai-nilai serta sikap yang mereka lihat pada orang tua, guru serta lingkungan sekitar.
ANAK BELAJAR MELALUI PENGULANGAN. Anak mendapat pengetahuan melalui pengulangan dan melalui pengalaman-pengalaman yang telah didapat selama ini. Jumlah waktu yang digunakan dalam aktifitas-aktifitas juga merupakan faktor yang signifikan dalam hal belajar.
ANAK BELAJAR DARI BEREKSPERIMEN. Anak memerlukan kebebasan untuk mencoba, menjelajahi, bereksperimen dan memilih. Karena mereka belajar melalui trial dan error, terimalah kesalahan mereka lalu berilah feedback dan dukungan.
ANAK BELAJAR MELALUI PENAMPAKKAN. Anak seperti spons ,Karena itu mereka paling banyak belajar di tahun-tahun usia balita dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya.. Mereka perlu dirangsang dengan berbagai macam bahan, aktifitas serta pokok persoalan.
ANAK BELAJAR MELALUI INTERAKSI DENGAN TEMAN. Menakjubkan sekali. Begitu banyak yang dapat dipelajari anak melalui berbicara, mengamati serta bermain dengan teman-temannya, saudara dan lainnya di dalam lingkungannnya. Mengajarkan sesuatu pada anak melalui teman sebayanya merupakan cara belajar yang tidak dapat dianggap remeh.
ANAK BELAJAR DI LINGKUNGAN YANG POSITIF. Anak perlu merasa dicintai, aman serta terjamin bila harus belajar. Suasana yang hangat dan diterima akan lebih menguntungkan daripada suasana penuh ancaman ataupun kompetitif.
ANAK BELAJAR BILA KEBUTUHAN FISIKNYA TERPENUHI. Anak yang lapar, ngantuk atau stres akan mengalami kesulitan dalam belajar. Pastikan anak menerima gizi yang cukup, istirahat yang cukup serta dukungan emosional yang terpenuhi.
ANAK BELAJAR MELALUI SUATU KESELURUHAN. Belajar tidak terisolasi tapi seharusnya dihubungkan dan terintegrasi di dalam semua aspek dari sebuah kurikulum. Belajar juga sebaiknya terfokus pada anak secara keseluruhan dengan memenuhi semua kebutuhan fisik, sosial, emosional dan intelektual si anak.
Nah, bila garis-garis pedoman tersebut di atas diikuti, anak akan ke sekolah dengan penuh semangat, belajar dengan semangat pula serta menjadi murid yang mandiri. Mereka akan dapat memiliki dasar yang kuat, percaya diri akan kemampuan-kemampuannya serta memiliki ketrampilan sepanjang hidupnya yang akan membantu mereka untuk selalu ingin belajar.

Demikianlah sekelumit penjelasan bagaimana anak didik Anda belajar. Mudah-mudahan dengan ‘input’ tersebut di atas , Anda akan lebih dapat mengerti tingkah laku anak didik Anda serta mengarahkannya dengan lebih baik lagi.

Kamis, 26 April 2012





TELAH DIBUKA PENERIMAAN SISWA BARU


PLAY GROUP &

TK ISLAM TERPADU 


LUKMANUL HAKIM 


DAFTARKAN SEGERA ...

PUTRA-PUTRI BAPAK/IBU

 VISI : 

Menjadi taman belajar dan bermain 

yang kreatif, inovatif, islami & menyenangkan

dengan pembentukan akhlaqul karimah

dan karakter anak yang islami.


CERDAS....

MENDIDIK ANAK DENGAN HATI ! 


ALAMAT :

JL. Puring - Petanahan No. 6 Rt.1 Rw.1 

Sitiadi Puring Kebumen

Samping Masjid Al-Mujahidin

Telp. 0287-5547817